Penyakit Kolesterol

Gejala kolesterol tinggi atau yang disebut dengan hiperkolesterolemia memang tidak terlihat, namun disarankan untuk memeriksakan kesehatan secara berkala 6 bulan sekali sambil melakukan check darah untuk mengetahui kadar kolesterol yang berada di dalam darah dan tubuh.

Kolesterol tinggi sebenarnya bukan diartikan sebagai suatu penyakit namun karena adanya kolesterol tinggi ini mengakibatkan penyakit lainnya timbul yang diadaptasi dari kolesterol itu sendiri. Kolesterol sebenarnya memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh yang sangat diperlukan untuk proses metabolisme tubuh sebagai pembentuk dinding sel, menghasilkan asam empedu untuk menstimulasi lemak, membentuk vitamin D serta sebagai penghasil hormon-hormon tubuh seperti hormon seksual dan kortikosteroid.

Endapan koleseterol dalam pembuluh darah

Kolesterol dibentuk di dalam hati dan usus halus kemudian di edarkan ke seluruh aliran darah di dalam tubuh. Di dalam darah kolesterol diikat oleh protein yang disebut lipoprotein yang terdiri dari kilomikron, VLDL (Very Low Density Lipoprotein), LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein).

Dari komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing, seperti :

1. Kilomkron berfungsi sebagai pengangkut kolesterol yang baru dibentuk di dalam usus halus.

2. VLDL berfungsi sebagai pembawa kolesterol di dalam plasma darah dan keperluan untuk menukar zat.

3. Namun berbeda dengan molekul kolesterol LDL yangg mudah sekali menempel pada dinding pembuluh darah atau dinding pembuluh darah koroner sehingga menimbulkan plak ateroklerosis yang diakibatkan adanya timbunan lemak.

4. HDL berfungsi sebagai penangkap kolesterol dalam keadaan yang bebas untuk diangkat kembali kedalam organ hati.

Untuk mengetahui kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh tinggi atau rendah. Gunakan pedoman dari NCEP ATP III (National Cholesterol Education Program, Adult Panel Treatment III), dengan kisaran kadar kolesterol sebagai berikut :

Total Kolesterol

1. Kolesterol normal berkisar antara kurang dari 200 mg/dL
2. Kolesterol cukup, jumlahnya 200-239 mg/dL
3. Kolesterol tinggi, jumlahnya melebihi dari 240 mg/dL

Jumlah kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) :

1. Kurang dari 100 mg/dL, kolesterol sangat baik
2. 100-129 mg/dL, kolesterol diaas rata-rata
3. 130-159 mg/dL, kolesterol cukup
4. 160-189 mg/dL, kolesterol buruk
5. Lebih dari 190 mg/dL, kolesteroldengan resiko tinggi

Jumlah kadar kolesterol baik (HDL) :

1. Kurang dari 40 mg/dL, kolesterol rendah
2. lebih dari 60 mg/dL, kolesterol tinggi

Untuk kolesterol baik ini umumnya wanita hanya memiliki kadar kolesterol yang berkisar antara 20-60 mg/dL, sedangkan pada pria berkisara antara 40-50 mg/dL.

Jumlah trigliserida :

1. Kurang dari 150 mg/dL = baik
2. 150-199 mg/dL = cukup
3. 200-499mg/dL = tinggi
4. Lebih dari 500 mg/dL = sangat tinggi dan beresiko

Jumlah kadar kolesterol yang dijabarkan diatas dapat dijadikan pedoman bagi anda untuk mengetahui jumlah kolesterol yang dimiliki, pada batasan jumlah LDL kolesterol memiliki banyak resiko terserang penyakit jantung koroner yang apabila :

- Seseorang yang memiliki faktor resiko 0-1 maka penurunan LDL kolesterol harus mencapai kurang dari 160 mg/dL.
- Seseorang yang memiliki faktor resiko 2 maka penurunan kolesterol mencapai kurang dari 130 mg/dL.
- Seseorang yang memiliki penyakit jantung koroner dan diabetes, maka penurunan kolesterol mencapai 100 mg/dL.

Kolesterol ini berkaitan erat dengan penyakit jantung koroner, diabetes, hipertensi dan stroke. Mereka yang memiliki kolesterol tinggi ini kebanyakan diantaranya tidak menimbulkan gejala yang terlihat, namun terkadang sewaktu-waktu muncul gejala khusus seperti adanya noda kuning muda pada bagian tengah atau diujung kelopak mata karena endapan kolesterol pada penderita kolesterol tingggi yang sudah menahun atau kronik.

Selain adanya gejala noda kuning pada kelopak mata, adapula gejala lainnya yang timbul seperti terdapat benjolan pada tendon (urat otot) bagian siku, tumit atau lutut. Gejala kolesterol tersebut timbul pada penderita koleseterol yang bersifat genetik atau bawaan (Familial hypercholesterolemia).


=====================================

>>> Kapsul Garlic (Bawang Putih), Bagus Untuk Mencegah dan Mengobati Penyakit Kolesterol, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Kolesterol and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>