Gejala Penyakit Kolesterol

102932_headacheProfil lemak seseorang ditentukan oleh kadar kolesterol darah, kolesterol LDL, kolesterol HDL, trogliserida, dan Lp (a). Kolesterol dibentuk di dalam tubuh yang terdiri dari dua bagian utama yaitu kolesterol LDL dan kolesterol HDL. Kolesterol LDL disebut kolesterol jahat yang membawa kolesterol dari hati ke dalam sel. Jumlah kolesterol LDL yang tinggi akan menyebabkan gejala penyakit kolesterol seperti penimbunan kolesterol di dalam sel. Hal ini akan memacu munculnya proses atherosclerosis (pengerasan dinding  pembuluh darah arteri). Proses atherosclerosis akan menimbulkan komplikasi pada organ target (jantung, otak dan ginjal). Proses tersebut pada otak akan meningkatkan resiko terkena stroke.

Banyak penelitoan secara konsisten menunjukkan bahwa kolesterol darah yang tinggi meningkatkan resiko stroke. Pada pasien stroke iskemik (sumbatan) menunjukkan bahwa kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan kolesterol total yang tinggi meningkatkan resiko obat untuk mengurangi kadar kolesterol (statin) bermanfaat untuk menurunkan resiko stroke sumbatan. Beberapa penelitian menghubungkan penurunan kadar kolesterol darah sampai dibawah 100 mg% dengan gejala penyakit kolesterol munculnya stroke pendarahan namun hal ini tidaklah terbukti.

Pemeriksaan kadar kolesterol penting untuk mengetahui apakah seseorang mempunyai resiko aterosklerosis atau tidak. Umumnya seseorang tidak menyadari jika kadar kolesterolnya meningkat, karena tidak menunjukkan gejala penyakit kolesterol apapun. Gejala penyakit kolesterol tidak spesifik dan belum tentu dirasakan semua orang.

  1. Tengkuk terasa pegal-pegal
  2. Terjadi xanthomata (penumpukan kolesterol) yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama dalam kulit dan urat xanthomata bisa merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
  3. Bercak-bercak kuning dibawah kelopak mata (xanthelasma)
  4. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetic, penumpukan kolesterol tinggi karena faktor seperti separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari.

Hasil pemeriksaan kadar lemak darah sangat penting untuk mengetahui seseorang menderita dislipidemia atau tidak. Pemeriksaan dilakukan setelah puasa 12-16 jam )selama puas hingga pengambulan darah tidak boleh makan dan minum kecuali air putih  tanpa gula). Parameter yang diperiksa paling sedikit meliputi kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan trigliserida.

Cara menghindari resiko terkena kolesterol tinggi :

  1. Membatasi makana n berkolesterol tinggi, lemak jenuh dan lemak tak jenuh trans.
  2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah sebagai sumber serat.
  3. Mengurangi karbohidrat dan makanan manis yang berlebiihan karena dapat meningkatkan trigliserida dan berat badan
  4. Lakukan olahraga secara teratur
  5. Berhenti merokok
  6. Jika mengalami kegemukan, turunkan berat badan  dan mempertahankannya dalam batas normal
  7. Hindari stress
  8. Hindari minuman beralkohol

Inilah daftar makanan yang berkadar kolesterol tinggin  :

  1. Otak babi  ; 2.500 mg/dl
  2. Otak sapi : 2.100 mg/dl
  3. Ginjal sapi : 690 mg/dl

 


=====================================

>>> Kapsul Garlic (Bawang Putih), Bagus Untuk Mencegah dan Mengobati Penyakit Kolesterol, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Kolesterol and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>